Ini dia spesifikasi salah satu artis ibukota negara kita...
Nama lahir Priyanti Nur Ramadhani
Lahir 16 April 1990 (umur 18) Jakarta, Indonesia
Pekerjaan aktris
Tahun aktif 2000 - sekarang
Nia Ramadhani yang memiliki nama lengkap Prianti Nur Ramadhani (lahir di Jakarta, 16 April 1990; umur 18 tahun). Nia dan kakaknya (Thalita) dibesarkan oleh ibunya, setelah orang tua mereka, Priya Ramadhani dan Chanty Mercia, bercerai saat Nia berusia 4 tahun.
Nia mengawali karir di dunia akting sejak berusia 15 tahun. Namanya mulai melambung saat membintangi sinetron Bawang Merah Bawang Putih. Dalam sinetron ini, Nia beradu akting dengan aktor kawakan Dwi Yan, Dimaz Andrean serta Revalina S Temat. Sampai tahun 2007, lebih dari 10 sinetron dia bintangi. Tak puas bermain di layar kaca, Nia menjajal kemampuan akting di film layar lebar. Tahun 2007, Nia bersama bintang-bintang muda lainnya seperti Mike Lewis, Donita, dan Lia Waode bermain di film Suster Ngesot yang disutradarai Arie Aziz. Dalam debut film perdananya, penyuka warna putih ini dituntut untuk melakukan adegan ciuman dengan artis pendatang baru, Mike Lewis, seorang model berdarah Kanada. Setelah bermain dalam Suster Ngesot, Nia bermain lagi dalam film horor, Hantu Jembatan Ancol (2008) dan tampil seksi dengan bikini. Bahkan ibundanya menyatakan tak suka dengan 'penampilan terbuka' Nia. Masih di tahun yang sama, Nia bermain dalam film horor juga Kesurupan. Menjelang perilisan film ini, di Internet beredar foto-foto Nia memakai bikini berpose bersama beberapa pria di kolam renang. Namun, kehebohan tersebut hanya ditanggapi dingin oleh Nia dan dia menyatakan wajar memakai bikini di kolam renang.
Nia pernah berpacaran dengan penyanyi R&B, Ressa Herlambang. Hubungan mereka tidak berlangsung lama. Nia kemudian menjalin kasih dengan pacar barunya, Bambang Reguna Bukit atau yang lebih akrab dipanggil Bams, salah satu personel grup musik Samsons. Hubungan mereka pun tak lama dan diwarnai isu adanya orang ketiga. Setelah itu Nia dikabarkan dekat dengan putra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dan juga dengan keponakan calon gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, Adnan Puritcha Ichfan Yasin Limpo.
Menjelang perilisan film KESURUPAN yang dibintanginya bersama Andhika Pratama, dunia internet dihebohkan dengan foto-foto Nia yang mengenakan bikini dan berpose bersama cowok-cowok macho di kolam renang. Namun Nia menanggapi dingin tersebarnya foto tersebut, dan menganggap wajar berbikini di kolam renang.
Showing posts with label artis. Show all posts
Showing posts with label artis. Show all posts
Kisah Wong Fei Hung
Sudah banyak orang yang tahu bahwa tokoh bahari legendaris asal Cina, Sam Poo Kong alias Muhammad Cheng Ho adalah seorang Muslim. Namun nampaknya masih banyak yang belum tahu bahwa masih banyak tokoh China legendaris yang ternyata beragama Islam. Dua di antaranya ialah Wong Fei Hung dan Judge Bao.
Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China. Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong, Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?
Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.
Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.
Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.
Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.
Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.
Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang korup dan penindas. Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.
Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris. Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734.
Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea). Jika saja pemerintah Ch’in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch’in.
Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.
Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.
Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad’afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya. Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Alah Swt dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amin.
Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China. Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong, Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?
Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.
Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.
Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.
Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.
Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.
Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang korup dan penindas. Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.
Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris. Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734.
Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea). Jika saja pemerintah Ch’in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch’in.
Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.
Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.
Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad’afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya. Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Alah Swt dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amin.
Filem Dark Knight Mendapat Penghargaan
The Dark Knight, rupanya, benar-benar menjadi favorit banyak orang. Kemarin film yang dibintangi Christian Bale dan mendiang Heath Ledger itu menang besar di ajang People's Choice Awards. Film sekuel Batman tersebut meraih lima penghargaan sekaligus. Di antaranya, film favorit, superhero favorit, dan bintang pemeran favorit (selengkapnya lihat grafis, Red).
"Atas nama semua pendukung The Dark Knight, saya mengucapkan terima kasih untuk penggemar," kata Bale saat menerima trofi film terfavorit. "Ini untuk Heath," tambah Bale.
Memang, sejak diputar tahun lalu, banyak yang menyebut The Dark Knight layak mendapat penghargaan. Terutama, Oscar -penghargaan tertinggi di dunia perfilman Hollywood yang diberikan tiap tahun melalui Academy Awards. Apalagi, akting mendiang Heath sebagai Joker dinilai lebih bagus daripada pemeran-pemeran sebelumnya. Sayang, Heath meninggal Januari tahun lalu, bahkan sebelum filmnya diputar.
Kemenangan itu bisa jadi menguntungkan The Dark Knight. Sebab, 22 Januari nanti, Academy Awards akan mengumumkan nominenya. Pemenang bakal diketahui sebulan kemudian. Makin sering The Dark Knight mendapat penghargaan, masyarakat yang menjadi juri Oscar kian mudah mengingatnya, dan ujung-ujungnya, memilih mereka sebagai film terbaik.
Selain The Dark Knight, mereka yang menang besar di People's Choice edisi ke-35 itu adalah penyanyi country Carrie Underwood. Dia mendapat tiga People's Choice Awards. Yaitu, penyanyi perempuan favorit, lagu favorit, dan bintang di bawah 35 tahun. "Fans dan orang yang memilih saya adalah orang yang membuat saya berada di karir seperti ini," kata Underwood seperti dikutip kantor berita Reuters kemarin (8/1).
Acara yang berlangsung di Shrine Auditorium, Los Angeles, AS, itu berlangsung cukup santai. Banyak bintang film yang datang dengan pakaian kasual. "Liburan baru saja usai. Jadi, saya masih ingin tampil santai. Saya tidak mau pakai gaun atau apa pun yang menyiksa badan saya," kata Katherine Heigl, pemeran film komedi 27 Dresses yang kemarin datang dengan mengenakan celana panjang.
The Secret Life of Bees terpilih sebagai film drama dan film independen favorit, sedangkan film animasi WALL-E terpilih sebagai film keluarga favorit mengalahkan Kung Ku Panda. Adam Sandler yang baru saja merilis film Bedtime Stories terpilih sebagai bintang pria terlucu.
Untuk acara televisi, drama yang bertema dunia kesehatan House terpilih sebagai serial drama favorit. Lalu untuk serial komedi, terpilih nama Two and a Half Men.
sumber : jawapos
"Atas nama semua pendukung The Dark Knight, saya mengucapkan terima kasih untuk penggemar," kata Bale saat menerima trofi film terfavorit. "Ini untuk Heath," tambah Bale.
Memang, sejak diputar tahun lalu, banyak yang menyebut The Dark Knight layak mendapat penghargaan. Terutama, Oscar -penghargaan tertinggi di dunia perfilman Hollywood yang diberikan tiap tahun melalui Academy Awards. Apalagi, akting mendiang Heath sebagai Joker dinilai lebih bagus daripada pemeran-pemeran sebelumnya. Sayang, Heath meninggal Januari tahun lalu, bahkan sebelum filmnya diputar.
Kemenangan itu bisa jadi menguntungkan The Dark Knight. Sebab, 22 Januari nanti, Academy Awards akan mengumumkan nominenya. Pemenang bakal diketahui sebulan kemudian. Makin sering The Dark Knight mendapat penghargaan, masyarakat yang menjadi juri Oscar kian mudah mengingatnya, dan ujung-ujungnya, memilih mereka sebagai film terbaik.
Selain The Dark Knight, mereka yang menang besar di People's Choice edisi ke-35 itu adalah penyanyi country Carrie Underwood. Dia mendapat tiga People's Choice Awards. Yaitu, penyanyi perempuan favorit, lagu favorit, dan bintang di bawah 35 tahun. "Fans dan orang yang memilih saya adalah orang yang membuat saya berada di karir seperti ini," kata Underwood seperti dikutip kantor berita Reuters kemarin (8/1).
Acara yang berlangsung di Shrine Auditorium, Los Angeles, AS, itu berlangsung cukup santai. Banyak bintang film yang datang dengan pakaian kasual. "Liburan baru saja usai. Jadi, saya masih ingin tampil santai. Saya tidak mau pakai gaun atau apa pun yang menyiksa badan saya," kata Katherine Heigl, pemeran film komedi 27 Dresses yang kemarin datang dengan mengenakan celana panjang.
The Secret Life of Bees terpilih sebagai film drama dan film independen favorit, sedangkan film animasi WALL-E terpilih sebagai film keluarga favorit mengalahkan Kung Ku Panda. Adam Sandler yang baru saja merilis film Bedtime Stories terpilih sebagai bintang pria terlucu.
Untuk acara televisi, drama yang bertema dunia kesehatan House terpilih sebagai serial drama favorit. Lalu untuk serial komedi, terpilih nama Two and a Half Men.
sumber : jawapos
Foto Bugil Rahma Azhari
Bukan hal yang baru lagi jika Sarah Azhari dan Rahma Azhari doyan berpose seksi. Jika dulu, Rahma bikin heboh dengan pose toplessnya, kini foto bugil adik kakak ini beredar lagi di dunia maya.
Lain dengan foto sebelumnya, kali ini foto dua saudara yang lebih sering berteman dengan pria-pria bule ini terlihat sangat natural.
Dalam dua foto dengan watermark bertuliskan Findley Design ini baik Sarah maupun Rahma berpose telanjang tanpa sehelai kain pun menutupi tubuh mereka.
Keduanya tampak riang dan menggoda sementara tubuh mereka basah dalam guyuran air di sebuah ruangan berdinding bambu.
Di foto yang lain, Sarah dan Rahma berpose bersama seorang pria yang hanya mengenakan celana dalam.
Melihat dari lokasinya, foto ini diambil saat Sarah dan Rahma tengah liburan di pantai dan terlihat dari foto mereka yang mengenakan bikini dan sunglasses.
Foto yang lain diambil dengan suasana berbeda, Rahma tengah berciuman dengan pria bule di sebuah jacuzzi. Rahma tak mengenakan bra dan bisa dimungkinkan mereka berdua sedang telanjang bersama.
Aksi berani dari dua bersaudara Azhari memang bukan hal baru lagi, karena klan Azhari sudah sering kali berpose seksi, dan tersandung kasus pornografi maupun porno aksi.
Dan untuk urusan tampil berani, baik Sarah maupun Rahma tak pernah menolaknya. Juli lalu, saat diminta menjadi pendukung film SUAMI-SUAMI TAKUT ISTRI, Sarah mengaku tak risih tampil seksi meski resiko image buruk bakal diarahkan pada dirinya. Sarah cuek-cuek saja.
Sampai saat ini baik Sarah maupun Rahma belum bisa dikonfirmasi tentang kebenaran foto tersebut, yang pastinya pose di dua foto tersebut sangat berani.
Dampak
Setelah foto-foto telanjangnya beredar luas di dunia maya, artis cantik Rahma Azhari mengaku tidak merasa kapok untuk berpose kembali di depan kamera. Meski dengan nada sedikit emosi, pemilik nama lengkap Rahma Syahidah Azhari itu tetap akan menambah koleksi foto pribadinya, dengan apa yang disebut dengan pendekatan artistik.
"Kenapa tidak. Saya suka yang artistik, tapi kan bukan untuk konsumsi publik. Itu nggak jadi masalah buat saya. Kalau emang saya mau foto telanjang dan dilihat oleh publik mending langsung aja di Playboy, biar saya diusir dari Indonesia," ungkapnya dengan wajah kesal.
Akibat sial yang dialaminya itu, secara implisit Rahma tidak lagi ingin tinggal di Indonesia, karena begitu 'buruknya' sambutan masyarakat terhadap dirinya. "Di sini bener-bener bikin hidup saya hancur. Rusak, bener-bener saya nggak mau tinggal di sini lagi," tambah Rahma dengan menahan marah.
Seperti diberitakan sebelumnya, foto-foto telanjang Rahma Azhari bersama kakaknya Sarah Azhari yang kini beredar luas, diakui sebagai foto dirinya saat syuting sebuah film layar lebar. Meski disebut sebagai foto asli tanpa adanya rekayasa, namun Rahma mengaku saat berpose di Dreamland Bali itu dirinya merasa mengenakan bikini. Namun kenyataan di foto itu keduanya tampil 'polos' tanpa sehelai benang sekali pun.
"Tapi yang saya inget saya di situ pakai bikini. Ini kan pembunuhan karakter," ungkap Rahma dalam press conference di kantor pengacara Farhat Abbas, di Plaza Basmar Jl. Mampang Prapatan Raya No.106 Jakarta Selatan, Rabu (24/12).
Sumber:kapanlagi
Lain dengan foto sebelumnya, kali ini foto dua saudara yang lebih sering berteman dengan pria-pria bule ini terlihat sangat natural.
Dalam dua foto dengan watermark bertuliskan Findley Design ini baik Sarah maupun Rahma berpose telanjang tanpa sehelai kain pun menutupi tubuh mereka.
Keduanya tampak riang dan menggoda sementara tubuh mereka basah dalam guyuran air di sebuah ruangan berdinding bambu.
Di foto yang lain, Sarah dan Rahma berpose bersama seorang pria yang hanya mengenakan celana dalam.
Melihat dari lokasinya, foto ini diambil saat Sarah dan Rahma tengah liburan di pantai dan terlihat dari foto mereka yang mengenakan bikini dan sunglasses.
Foto yang lain diambil dengan suasana berbeda, Rahma tengah berciuman dengan pria bule di sebuah jacuzzi. Rahma tak mengenakan bra dan bisa dimungkinkan mereka berdua sedang telanjang bersama.
Aksi berani dari dua bersaudara Azhari memang bukan hal baru lagi, karena klan Azhari sudah sering kali berpose seksi, dan tersandung kasus pornografi maupun porno aksi.
Dan untuk urusan tampil berani, baik Sarah maupun Rahma tak pernah menolaknya. Juli lalu, saat diminta menjadi pendukung film SUAMI-SUAMI TAKUT ISTRI, Sarah mengaku tak risih tampil seksi meski resiko image buruk bakal diarahkan pada dirinya. Sarah cuek-cuek saja.
Sampai saat ini baik Sarah maupun Rahma belum bisa dikonfirmasi tentang kebenaran foto tersebut, yang pastinya pose di dua foto tersebut sangat berani.
Dampak
Setelah foto-foto telanjangnya beredar luas di dunia maya, artis cantik Rahma Azhari mengaku tidak merasa kapok untuk berpose kembali di depan kamera. Meski dengan nada sedikit emosi, pemilik nama lengkap Rahma Syahidah Azhari itu tetap akan menambah koleksi foto pribadinya, dengan apa yang disebut dengan pendekatan artistik.
"Kenapa tidak. Saya suka yang artistik, tapi kan bukan untuk konsumsi publik. Itu nggak jadi masalah buat saya. Kalau emang saya mau foto telanjang dan dilihat oleh publik mending langsung aja di Playboy, biar saya diusir dari Indonesia," ungkapnya dengan wajah kesal.
Akibat sial yang dialaminya itu, secara implisit Rahma tidak lagi ingin tinggal di Indonesia, karena begitu 'buruknya' sambutan masyarakat terhadap dirinya. "Di sini bener-bener bikin hidup saya hancur. Rusak, bener-bener saya nggak mau tinggal di sini lagi," tambah Rahma dengan menahan marah.
Seperti diberitakan sebelumnya, foto-foto telanjang Rahma Azhari bersama kakaknya Sarah Azhari yang kini beredar luas, diakui sebagai foto dirinya saat syuting sebuah film layar lebar. Meski disebut sebagai foto asli tanpa adanya rekayasa, namun Rahma mengaku saat berpose di Dreamland Bali itu dirinya merasa mengenakan bikini. Namun kenyataan di foto itu keduanya tampil 'polos' tanpa sehelai benang sekali pun.
"Tapi yang saya inget saya di situ pakai bikini. Ini kan pembunuhan karakter," ungkap Rahma dalam press conference di kantor pengacara Farhat Abbas, di Plaza Basmar Jl. Mampang Prapatan Raya No.106 Jakarta Selatan, Rabu (24/12).
Sumber:kapanlagi
Biodata Olga Saputra
Yoga Syahputra atau lebih dikenal dengan nama Olga Syahputra (lahir di Jakarta, 8 Februari 1983; umur 25 tahun) adalah seorang aktor dan pembawa acara Indonesia. Olga acapkali berperan waria hampir di setiap penampilannya. Namun Olga menampik kalau dirinya memiliki orientasi seksual menyimpang.
Sejarah Karier
Sulung dari tujuh bersaudara pasangan Nur Rachman dan Nurhida ini awalnya hanya penggemar yang sering meminta tanda tangan serta foto bareng idolanya. Keberuntungan menghampiri saat dirinya ditawari bermain di film Lenong Bocah. Sayangnya cowok berdarah Padang-Jawa ini diharuskan ikut latihan terlebih dahulu di Sanggar Ananda. Karena tak punya uang, Olga terpaksa menjual kulkas demi membayar kursus di Sanggar Ananda. Sahabat Olga, Bertrand Antolin yang kemudian mengulurkan bantuan dengan membelikan Olga kulkas baru.
Selama aktif di Sanggar Ananda, Olga juga sering ikut syuting meski hanya peran-peran minor. Olga juga pernah menjadi asisten penyanyi Rita Sugiarto. Ketekunan Olga berbuah manis. Setelah sempat berperan di sinetron Kawin Gantung dan Si Yoyo, Olga menjadi presenter Ngidam di SCTV berpasangan dengan Jeremy Thomas. Olga juga bermain di acara komedi Jangan Cium Gue dan disusul Extravanganza ABG. Bergabung dengan Extravanganza ABG di tahun 2005, nama Olga mulai dikenal. Namanya benar-benar melambung setelah di awal 2007 bergabung bersama Indra Bekti dan Indy Barends di acara Ceriwis
BIOGRAPHY
Olga Syahputra, dikenal sebagai presenter kocak, justru ?karena kepiawaiannya itulah yang akhirnya membawanya ?menjadi presenter terkenal.
Awalnya, kehadiran Olga Syahputra di lokasi syuting ?hanyalah sebagai penggemar yang ingin meminta tanda tangan ?serta foto bareng idolanya yang sedang syuting kala itu. ?
Namun, tak disangka jika sekarang sulung dari tujuh ?bersaudara pasangan Nur Rachman dan Nurhida ini malah ?terjun ke dunia yang sama dengan idolanya tersebut.“Waktu ?itu, ada yang nawarin aku main di film Lenong Bocah. Tapi ?katanya, aku harus ikut latihan dulu di Sanggar Ananda,” ?ungkap Olga.?
Jika ingat masa-masa sulitnya dulu, pemilik nama asli Yoga ?Syahputra ini tak kuasa menahan air mata. Pasalnya, ia ?sempat harus menjual kulkas demi membayar biaya kursusnya ?di Sanggar Ananda. ?
Beruntunglah, ia punya sahabat seperti Bertrand Antolin. ?Mendengar kesusahan Olga, Bertrand dengan segera ?mengulurkan tangan, memberikan sejumlah uang kepada cowok ??23 tahun ini untuk membeli kulkas baru.?
Selama aktif di Sanggar Ananda, Olga sering juga ikut ?syuting. Namun, kala itu, cowok berdarah Padang dan Jawa ?ini hanya mendapat peran-peran kecil yang sekedar numpang ?lewat. Banyak cerita pahit yang Olga peroleh di masa-masa ?ia mulai merintis karir. ?
?“Yah, kalaupun Olga muncul, palingan jadi peran yang ?diinjak tubuhnya, karena sang ratu tak ingin bajunya kotor ?kena kubangan air. Pernah juga, Olga yang baru nyampe di ?rumah jam 10 malam, ditelpon mendadak. Katanya ada syuting ?di Tangerang. Gak tahunya, kaki Olga doank yang disorot,” ?tuturnya, dengan suara sedikit sedih.?
Pengidola sosok Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini ?mengaku jika terkadang ia masih sering tidak percaya jika ?kini ia bias seperti sekarang. Terkadang, sebelum tidur, ?penyuka kerupuk ini memanjatkan rasa syukurnya kepada Sang ?Pencipta. “Ya Allah, terimakasih ya Allah, atas semua yang ?sudah Olga dapat selama ini,” paparnya, dengan mimik ?serius.
Biarpun sekarang ia sudah terkenal, namun cowok yang hobi ?berenang dan akting ini tidak pernah berubah. Olga tetaplah ?rendah hati.
Ia selalu menyempatkan diri untuk melayani penggemar-?penggemar yang ingin bertemu serta ingin berfoto bareng. ?Bahkan, pendukung acara komedi ‘Extravaganza ABG’ ini tidak ?segan-segan melayani seorang penggemarnya yang mendatangi ?rumahnya pagi-pagi untuk bertemu dengan dirinya. ?
?“Pernah ada nenek-nenek yang ngetok pintu rumah gue. Pagi ?banget. Udah gue pulang pagi, ada nenek ngetok. Olga, saya ?mau ketemu sama Olga. Sini dong Ga, duduk Ga. Kita ngobrol, ?gitu kata si nenek. Dalam hati gue, Ya Allah Bu, entar ?dulu, gak tahu gue pulang pagi? Tidur dulu bentar. Tapi dia ?udah dateng jauh2, pengen ngobrol sama gue, akhirnya gue ?tanggepin,” ujarnya. ?
Saat ini, di tengah kesibukannya menjadi ‘MC’ (Master of ?Ceremony) di berbagai acara, baik ‘off air’ maupun ‘on ?air’, penyuka warna biru dan hijau ini punya kesibukan ?baru. Ia tengah asyik menggarap naskah ‘Lenong Bocah’ yang ?akan tayang dalam waktu dekat. Seperti yang dituturkannya ?via telepon kepada Krosceknews.com, Senin, (11/6) lalu. ?
Rosa Hilda/ Renty/ Berbagai Sumber
Sinetron :
• Si Yoyo
• Kawin Gantung
• Jablay
Film :
• Susahnya jadi Perawan’
• Tina Toon dan Lenong Bocah : The Movie
Komedi :
• Lenong Bocah
• Extravaganza ABG
• Ceriwis
• Jangan Cium Gue
Sumber:
wikipedia
kroscek
Sejarah Karier
Sulung dari tujuh bersaudara pasangan Nur Rachman dan Nurhida ini awalnya hanya penggemar yang sering meminta tanda tangan serta foto bareng idolanya. Keberuntungan menghampiri saat dirinya ditawari bermain di film Lenong Bocah. Sayangnya cowok berdarah Padang-Jawa ini diharuskan ikut latihan terlebih dahulu di Sanggar Ananda. Karena tak punya uang, Olga terpaksa menjual kulkas demi membayar kursus di Sanggar Ananda. Sahabat Olga, Bertrand Antolin yang kemudian mengulurkan bantuan dengan membelikan Olga kulkas baru.
Selama aktif di Sanggar Ananda, Olga juga sering ikut syuting meski hanya peran-peran minor. Olga juga pernah menjadi asisten penyanyi Rita Sugiarto. Ketekunan Olga berbuah manis. Setelah sempat berperan di sinetron Kawin Gantung dan Si Yoyo, Olga menjadi presenter Ngidam di SCTV berpasangan dengan Jeremy Thomas. Olga juga bermain di acara komedi Jangan Cium Gue dan disusul Extravanganza ABG. Bergabung dengan Extravanganza ABG di tahun 2005, nama Olga mulai dikenal. Namanya benar-benar melambung setelah di awal 2007 bergabung bersama Indra Bekti dan Indy Barends di acara Ceriwis
BIOGRAPHY
Olga Syahputra, dikenal sebagai presenter kocak, justru ?karena kepiawaiannya itulah yang akhirnya membawanya ?menjadi presenter terkenal.
Awalnya, kehadiran Olga Syahputra di lokasi syuting ?hanyalah sebagai penggemar yang ingin meminta tanda tangan ?serta foto bareng idolanya yang sedang syuting kala itu. ?
Namun, tak disangka jika sekarang sulung dari tujuh ?bersaudara pasangan Nur Rachman dan Nurhida ini malah ?terjun ke dunia yang sama dengan idolanya tersebut.“Waktu ?itu, ada yang nawarin aku main di film Lenong Bocah. Tapi ?katanya, aku harus ikut latihan dulu di Sanggar Ananda,” ?ungkap Olga.?
Jika ingat masa-masa sulitnya dulu, pemilik nama asli Yoga ?Syahputra ini tak kuasa menahan air mata. Pasalnya, ia ?sempat harus menjual kulkas demi membayar biaya kursusnya ?di Sanggar Ananda. ?
Beruntunglah, ia punya sahabat seperti Bertrand Antolin. ?Mendengar kesusahan Olga, Bertrand dengan segera ?mengulurkan tangan, memberikan sejumlah uang kepada cowok ??23 tahun ini untuk membeli kulkas baru.?
Selama aktif di Sanggar Ananda, Olga sering juga ikut ?syuting. Namun, kala itu, cowok berdarah Padang dan Jawa ?ini hanya mendapat peran-peran kecil yang sekedar numpang ?lewat. Banyak cerita pahit yang Olga peroleh di masa-masa ?ia mulai merintis karir. ?
?“Yah, kalaupun Olga muncul, palingan jadi peran yang ?diinjak tubuhnya, karena sang ratu tak ingin bajunya kotor ?kena kubangan air. Pernah juga, Olga yang baru nyampe di ?rumah jam 10 malam, ditelpon mendadak. Katanya ada syuting ?di Tangerang. Gak tahunya, kaki Olga doank yang disorot,” ?tuturnya, dengan suara sedikit sedih.?
Pengidola sosok Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini ?mengaku jika terkadang ia masih sering tidak percaya jika ?kini ia bias seperti sekarang. Terkadang, sebelum tidur, ?penyuka kerupuk ini memanjatkan rasa syukurnya kepada Sang ?Pencipta. “Ya Allah, terimakasih ya Allah, atas semua yang ?sudah Olga dapat selama ini,” paparnya, dengan mimik ?serius.
Biarpun sekarang ia sudah terkenal, namun cowok yang hobi ?berenang dan akting ini tidak pernah berubah. Olga tetaplah ?rendah hati.
Ia selalu menyempatkan diri untuk melayani penggemar-?penggemar yang ingin bertemu serta ingin berfoto bareng. ?Bahkan, pendukung acara komedi ‘Extravaganza ABG’ ini tidak ?segan-segan melayani seorang penggemarnya yang mendatangi ?rumahnya pagi-pagi untuk bertemu dengan dirinya. ?
?“Pernah ada nenek-nenek yang ngetok pintu rumah gue. Pagi ?banget. Udah gue pulang pagi, ada nenek ngetok. Olga, saya ?mau ketemu sama Olga. Sini dong Ga, duduk Ga. Kita ngobrol, ?gitu kata si nenek. Dalam hati gue, Ya Allah Bu, entar ?dulu, gak tahu gue pulang pagi? Tidur dulu bentar. Tapi dia ?udah dateng jauh2, pengen ngobrol sama gue, akhirnya gue ?tanggepin,” ujarnya. ?
Saat ini, di tengah kesibukannya menjadi ‘MC’ (Master of ?Ceremony) di berbagai acara, baik ‘off air’ maupun ‘on ?air’, penyuka warna biru dan hijau ini punya kesibukan ?baru. Ia tengah asyik menggarap naskah ‘Lenong Bocah’ yang ?akan tayang dalam waktu dekat. Seperti yang dituturkannya ?via telepon kepada Krosceknews.com, Senin, (11/6) lalu. ?
Rosa Hilda/ Renty/ Berbagai Sumber
Sinetron :
• Si Yoyo
• Kawin Gantung
• Jablay
Film :
• Susahnya jadi Perawan’
• Tina Toon dan Lenong Bocah : The Movie
Komedi :
• Lenong Bocah
• Extravaganza ABG
• Ceriwis
• Jangan Cium Gue
Sumber:
wikipedia
kroscek
Giring Naik Haji
Meski tak lama lagi akan berpredikat haji menyusul rencana keberangkatannya untuk menunaikan ibadah haji di Makkah, Giring bersikeras tak akan memakai gelar haji di depan namanya jika ia kembali di tanah air. Menurutnya, gelar haji itu hanya akan diabadikan dalam hati, bukan di embel-embel depan namanya.
"Nggaklah, gue pakai hajinya di dalam hati saja. Nggak pakai Haji Giring," selorohnya.
Giring, yang ditemui di sela-sela acara syukuran hajinya siang tadi (23/11) di Pendopo Kemang, Kemang, Jakarta Selatan mengatakan, inti dari haji adalah ibadah. Dan harapannya setelah ibadah itu dilakukan dia kan menjadi manusia yang lebih baik.
Sebagai wujud syukur dan kebahagiaan karena tak lama lagi akan berangkat ke tanah suci guna menunaikan ibadah haji, siang ini (23/11) sejak pukul 10.00 WIB Giring Nidji menggelar acara Ratiban, pengajian untuk syukuran ibadah haji di Pendopo Kemang, Kemang, Jakarta Selatan.
"Aku dan ibuku bersama keluarga ada acara Halimatus Shafa dalam rangka ibadah haji, yang Insya Allah tanggal 30 November aku berangkat bersama ibuku. Sebenarnya sudah dari tahun lalu diajak sama ibuku, cuman tidak siap. Alhamdulillah belum ada rejekinya juga. Pada akhirnya dapat rejekinya, ya udah aku ajak ibuku. Jadi ini sebenarnya panggilannya ditujukan bukan ke aku saja, tapi ke ibuku juga," kata Giring panjang.
Giring mengungkapkan, menjelang keberangkatannya ke tanah suci 30 November ia mengaku gelisah dan susah tidur. Ia membayangkan harus berdesak-desakan dengan enam juta orang dari seluruh dunia yang sama-sama menunaikan ibadah haji.
"Ya sejujurnya beberapa hari ini agak susah tidur. Selain kecapaian juga. Kan di sana ada enam juta orang yang beribadah. Habis itu tanggung jawab aku yang paling besar adalah ibuku. Ibuku kan nggak terlalu besar orangnya, sedangkan orang-orang Afrika yang di sana itu besar-besar. Jadi gue deg-degan gimana ngejaga ibuku yang kecil ini," katanya.
Namun demikian, ia mengaku pasrah kepada Tuhan, karena semua ini sudah menjadi tanggung jawabnya.
Sementara itu, ditanya soal doa yang disiapkan di sana, Giring mengungkapkan bahwa ia sudah menyiapkan banyak doa untuk dirinya. Namun yang paling ia utamakan adalah doa untuk kebahagiaan keluarganya.
"Ya, semoga keluarga gue selalu bahagia selamanya. Kalau doa pribadi banyak. Mudah-mudahan Nidji sukses terus, Alhamdulillah. Insya Allah," ungkapnya.
"Intinya ibadah aja. Dan bagaimana kita menjadi manusia yang lebih baik bagi masyarakat," katanya.
Sementara itu, menjelang keberangkatannya tanggal 30 November nanti, vokalis grup band Nidji ini mengaku perasaannya saat ini campur aduk antara senang dan deg-degan. Pasalnya, dia akan segera mengalami sendiri situasi ibadah yang jauh dari negerinya bersamaan dengan umat Islam di seluruh dunia. Dan menurut cerita yang didengarnya di sana nanti apa yang pernah dikerjakan di tanah air akan mendapat balasan langsung.
"Perasaan seneng banget, man. Tidak bisa diucapkan dengan kata-kata. Jadi seneng sama deg-degan sama besarnya. Semua orang bilang nikmat. Insya Allah gue nanti merasakan nikmatnya gimana. Dan orang juga bilang apa yang kamu lakukan di Jakarta nanti akan dibalas di sana. Tapi gue ikhlas aja. Gue berpikir positif," pungkasnya sambil pamit buru-buru melanjutkan acara syukuran haji yang digelarnya.
"Nggaklah, gue pakai hajinya di dalam hati saja. Nggak pakai Haji Giring," selorohnya.
Giring, yang ditemui di sela-sela acara syukuran hajinya siang tadi (23/11) di Pendopo Kemang, Kemang, Jakarta Selatan mengatakan, inti dari haji adalah ibadah. Dan harapannya setelah ibadah itu dilakukan dia kan menjadi manusia yang lebih baik.
Sebagai wujud syukur dan kebahagiaan karena tak lama lagi akan berangkat ke tanah suci guna menunaikan ibadah haji, siang ini (23/11) sejak pukul 10.00 WIB Giring Nidji menggelar acara Ratiban, pengajian untuk syukuran ibadah haji di Pendopo Kemang, Kemang, Jakarta Selatan.
"Aku dan ibuku bersama keluarga ada acara Halimatus Shafa dalam rangka ibadah haji, yang Insya Allah tanggal 30 November aku berangkat bersama ibuku. Sebenarnya sudah dari tahun lalu diajak sama ibuku, cuman tidak siap. Alhamdulillah belum ada rejekinya juga. Pada akhirnya dapat rejekinya, ya udah aku ajak ibuku. Jadi ini sebenarnya panggilannya ditujukan bukan ke aku saja, tapi ke ibuku juga," kata Giring panjang.
Giring mengungkapkan, menjelang keberangkatannya ke tanah suci 30 November ia mengaku gelisah dan susah tidur. Ia membayangkan harus berdesak-desakan dengan enam juta orang dari seluruh dunia yang sama-sama menunaikan ibadah haji.
"Ya sejujurnya beberapa hari ini agak susah tidur. Selain kecapaian juga. Kan di sana ada enam juta orang yang beribadah. Habis itu tanggung jawab aku yang paling besar adalah ibuku. Ibuku kan nggak terlalu besar orangnya, sedangkan orang-orang Afrika yang di sana itu besar-besar. Jadi gue deg-degan gimana ngejaga ibuku yang kecil ini," katanya.
Namun demikian, ia mengaku pasrah kepada Tuhan, karena semua ini sudah menjadi tanggung jawabnya.
Sementara itu, ditanya soal doa yang disiapkan di sana, Giring mengungkapkan bahwa ia sudah menyiapkan banyak doa untuk dirinya. Namun yang paling ia utamakan adalah doa untuk kebahagiaan keluarganya.
"Ya, semoga keluarga gue selalu bahagia selamanya. Kalau doa pribadi banyak. Mudah-mudahan Nidji sukses terus, Alhamdulillah. Insya Allah," ungkapnya.
"Intinya ibadah aja. Dan bagaimana kita menjadi manusia yang lebih baik bagi masyarakat," katanya.
Sementara itu, menjelang keberangkatannya tanggal 30 November nanti, vokalis grup band Nidji ini mengaku perasaannya saat ini campur aduk antara senang dan deg-degan. Pasalnya, dia akan segera mengalami sendiri situasi ibadah yang jauh dari negerinya bersamaan dengan umat Islam di seluruh dunia. Dan menurut cerita yang didengarnya di sana nanti apa yang pernah dikerjakan di tanah air akan mendapat balasan langsung.
"Perasaan seneng banget, man. Tidak bisa diucapkan dengan kata-kata. Jadi seneng sama deg-degan sama besarnya. Semua orang bilang nikmat. Insya Allah gue nanti merasakan nikmatnya gimana. Dan orang juga bilang apa yang kamu lakukan di Jakarta nanti akan dibalas di sana. Tapi gue ikhlas aja. Gue berpikir positif," pungkasnya sambil pamit buru-buru melanjutkan acara syukuran haji yang digelarnya.
Bukan di Empat Mata
Setelah menjalani masa skorsnya selama kurang lebih 3 minggu, akhirnya pembawa acara favorit kita, Tukul Arwana pada tanggal 1 Desember 2008 (tepat hari pertama turunnya harga BBM) bisa tampil kembali di layar kaca.
Kembalinya Bang Tukul rupanya disambut hangat oleh para pemirsa, buktinya dalam acara pertamanya setelah 3 minggu libur dapat menarik audience dan banyak pemirsa yang nonton di studio.
Memang asal usul hukuman skors itu sebenarnya akibat dari Bang Tukul sendiri. Dalam suatu acara utamanya (Empat Mata), Bang Tukul melakukan kesalahan dengan menyuruh Sumanto (sang kanibal) mempraktekkan cara makan-nya. Hal ini tentu saja melanggar peraturan karena acara talkshow seperti Empat Mata biasanya tidak memiliki izin untuk adegan berbahaya seperti itu. Di samping itu, seharusnya dibubuhi kalimat seperti "Don't try this at home", atau "Dilakukan oleh tenaga profesional,jangan ditiru".
Pihak Komisi Per-Film-an Indonesia rupanya telah memberi 2 warning sebelumnya. Yang Pertama mengenai tradisi Empat Mata untuk cipika - cipiki (Cium Pipi Kanan - Cium Pipi Kiri). Yang kedua, aduh saya lupa :-) Dan peringatan terakhir adalah acara Sumanto tersebut.
Untuk mengganti kekosongan dalam masa skorsnya, acara Empat Mata diganti dengan Tanda Mata, yang dibintangi oleh Parto Patrio dan seorang juara kontes lawak. Namun banyak pemirsa yang kurang senang, karena lawakannya terlihat dibuat-buat dan tidak sebanding dengan Tukul Arwana. Di samping itu, ada pula rumor dan isu yang tersebar bahwa Bang Tukul masih menjalani hidupnya dan bekerja sambilan sebagai penjual makanan.
Setelah masa skors habis, rupanya Bang Tukul tetap semangat menjalani hidupnya. Alhasil, acara bernama "Empat Mata" pun diganti dengan "Bukan Empat Mata". Semoga sukses...!!!
Kembalinya Bang Tukul rupanya disambut hangat oleh para pemirsa, buktinya dalam acara pertamanya setelah 3 minggu libur dapat menarik audience dan banyak pemirsa yang nonton di studio.
Memang asal usul hukuman skors itu sebenarnya akibat dari Bang Tukul sendiri. Dalam suatu acara utamanya (Empat Mata), Bang Tukul melakukan kesalahan dengan menyuruh Sumanto (sang kanibal) mempraktekkan cara makan-nya. Hal ini tentu saja melanggar peraturan karena acara talkshow seperti Empat Mata biasanya tidak memiliki izin untuk adegan berbahaya seperti itu. Di samping itu, seharusnya dibubuhi kalimat seperti "Don't try this at home", atau "Dilakukan oleh tenaga profesional,jangan ditiru".
Pihak Komisi Per-Film-an Indonesia rupanya telah memberi 2 warning sebelumnya. Yang Pertama mengenai tradisi Empat Mata untuk cipika - cipiki (Cium Pipi Kanan - Cium Pipi Kiri). Yang kedua, aduh saya lupa :-) Dan peringatan terakhir adalah acara Sumanto tersebut.
Untuk mengganti kekosongan dalam masa skorsnya, acara Empat Mata diganti dengan Tanda Mata, yang dibintangi oleh Parto Patrio dan seorang juara kontes lawak. Namun banyak pemirsa yang kurang senang, karena lawakannya terlihat dibuat-buat dan tidak sebanding dengan Tukul Arwana. Di samping itu, ada pula rumor dan isu yang tersebar bahwa Bang Tukul masih menjalani hidupnya dan bekerja sambilan sebagai penjual makanan.
Setelah masa skors habis, rupanya Bang Tukul tetap semangat menjalani hidupnya. Alhasil, acara bernama "Empat Mata" pun diganti dengan "Bukan Empat Mata". Semoga sukses...!!!