Identifikasi Bunyi Beep Pada Komputer

Apakah anda pernah mendengar bunyi "beep" pada komputer anda ? sebetulnya itu adalah bunyi yang berasal dari bios pada motherboard komputer anda. Lalu apakah fungsi bunyi beep tersebut? bunyi beep adalah suatu pertanda untuk mendiagnosis kesalahan pada PC yang sudah tersimpan secara otomatis, bahkan sebelum anda membeli komputer anda, jumlah bunyi beep mempunyai arti sendiri, yaa seperti morse lha, tapi g mirip-mirip amat, dan bunyi beep ini berbeda tiap merk bios, berikut ini adalah contohnya :


:: Pada Ami BIOS::

1. Bunyi BEEP hanya sekali saja.
Kemungkinan RAM (random access memory) mempunyai masalah atau pun tidak dipasang dengan betul.

2. BEEP sebanyak enam kali
Kemungkinan keyboard / papan kekunci anda sudah rusak atau tidak dipasangkan dengan betul pada p/s2 port atau USB port.

3. BEEP sebanyak delapan kali
Kemungkinan VGA (Video Graphics Array) card atau pun graphic card anda mengalami masalah atau pun tidak dipasang dengan betul.

4. BEEP sebanyak 11 kali
Checksum Error iaitu melibatkan bateri CMOS anda pada motherboard. Anda boleh menukar bateri CMOS yang baru jika mengalami masalah ini.
:: Pada Award Bios ::


1. Bunyi BEEP yang panjang
Memori anda mempunyai masalah atau tidak dipasang dengan betul.

2. 1 BEEP panjang dan 2 BEEP pendek
VGA kad atau graphic kad mempunyai masalah atau tidak dipasang dengan betul.

3. 1 BEEP panjang, 3 BEEP pendek
Kemungkinan keyboard anda bermasalah atau tidak dipasang dengan betul pada p/s2 port atau USB port.

4. Bunyi BEEP yang berpanjangan (contiuouns BEEP)
RAM atau VGA card anda tidak dipasang dengan betul.
::Pada Pheonix BIOS ::

1. 1 BEEP, 1 BEEP dan 4 BEEP
Disebabkan BIOS anda tidak berfungsi. Boleh update atau flash BIOS.

2. 1 BEEP, 2 BEEP dan 1 BEEP
Disebabkan motherboard anda yang sudah rosak.

3. 1 BEEP, 3 BEEP dan 1 BEEP
RAM anda mungkin bermasalah atau tidak dipasang dengan betul.

4. 3 BEEP, 1 BEEP dan 1 BEEP
Adalah disebabkan masalah motherboard computer anda.

5. 3 BEEP, 3 BEEP dan 4 BEEP
VGA card atau graphic anda bermasalah atau tidak dipasang dengan betul.

Cara Kerja Mesin Injeksi

Ada salah persepsi di masyarakat indonesia tentang motor yang menggunakan mesin injeksi, yang katanya ribet lah, lebih mahal lah. padahal kenyataannya motor dengan teknologi injeksi lebih irit 10% dalam konsumsi BBM dibanding motor berkarburator, soal perawatan juga mudah sekali karena tidak perlu bongkar dan stel karbu lagi, jika motor karburator butuh waktu servis selama 30 menit maka motor injeksi hanya butuh waktu 15 menit saja!.

Kenapa koq bisa lebih irit injeksi dibanding karburator?

Itu karena takaran yang diberikan selalu tepat. dari putaran bawah sampai atas perbandingan bensin-udara selalu ditakar pas, Menurut informasi dari Sarwono Edhi, Technical Service Training Manager PT AHM. dimotor injeksi banyak sensor yang mengatur kinerja mesin, debit bahan bakar dan udara bisa disesuaikan kebutuhan sesuai bukaan gas. keunggulan lain, jika motor karburator tergantung dari kondisi lingkungan, jika motor itu berada di tempat lebih tinggi, maka akan lebih boros. begitu juga sebaliknya. tetapi kondisi seperti ini tidak mempengaruhi motor injeksi. karena adanya sensor di motor injeksi buat membaca suhu lingkungan sekitar, jadi debit bahan bakar juga sesuai suhu setempat.

Perawatan mudah

Jika karbu ketika dibersihkan harus dibongkar sehingga membutuhkan waktu lama, belum lagi resiko karena sering dibongkar sehingga beberapa komponen jadi rentan aus,terutama skep pelampung. sedang untuk tipe motor yang menggunakan injeksi rentan waktu perawatan lebih lama, cukup 10-15 ribu kilometer sekali, itu pun cukup di semprotkan injector cleaner. bahkan jika kualitas bengsin yang digunakan bagus, sebenarnya injeksi tidak perlu diapa-apakan lagi. karena selain steril, AHM juga telah membackup dengan filter halus sebelum masuk ke injector biar lebih aman jelas Handy Hariko, Deputy GM Technical Service PT AHM.

Perbandingan

Supra x 125 dengan injeksi dan karburator, honda injeksi bisa mencapai 66 km/liter, dibanding dengan supra x 125 tipe karburator yang cuma sanggup melaju sejauh 59,3 km/liter. cukup lumayan kan.

Spesifikasi Honda Beat

Well, here we go a new matic bike from Honda! siap meramaikan dunia motor matic di Indonesia, tersedia dalam 6 warna keren dan peleg CW.
Let's get the beat, hidupku adalah musik, musik adalah hidupku, dst...


Spesifikasi
Kapasitas tangki bahan bakar : 3,5 liter
Tipe mesin : 4 langkah, SOHC
Sistem pendingin : Pendingin dengan kipas
Volume langkah : 108 cc
Daya maksimum : 8,22 PS / 8.000 rpm
Torsi maksimum : 0.85 kgf.m / 5.500 rpm
Kopling : Otomatis, Sentrifugal, tipe kering
Transmisi : Otomatis, V-Matic
Starter : Electric & Kick Starter
Sistem pengapian : DC-CDI, Battery
Rem depan : Cakram hidrolik, dengan piston tunggal
Rem belakang : Tromol
Tipe suspensi depan : Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan sokbreker tunggal
Ukuran ban depan : 80/90 - 14 M/C 40P
Ukuran ban belakang : 90/90 - 14 M/C 46P
Berat kosong : 89,3 kg
Jarak terendah ke tanah : 156 mm
Panjang X Lebar X Tinggi : 1.859 X 676 X 1.053 mm

Prediksi Puting Beliung di Indonesia

Pada musim pancaroba atau masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan biasanya akan berpotensi besar terjadi angin puting beliung yang efeknya bisa menimbulkan kerusakan. Secara meteorologis angin puting beliung dapat terjadi di mana saja terutama di dataran rendah dan daerah yang terbuka. Untuk mengantisipasi hal itu ada baiknya jika kita memahami penyebab dan gejala awal datangnya angin puting beliung.

Awal dari gejala atau tanda-tanda sebelum datangnya angin puting beliung adalah jika dalam satu hari sebelumnya pada malam sampai pagi terasa panas dan gerah. Kemudian sekitar pukul 9 dan 10 pagi terlihat pertumbuhan awan cumulus yang berlapis-lapis, apalagi jika di antara awan itu terdapat satu jenis awan yang mempunyai batas tepi yang sangat jelas berwarna abu-abu dan menjulang tinggi (seperti bunga kol)

Setelah itu awan tiba-tiba berubah warna dari yang tadinya putih keabu-abuan menjadi hitam pekat. Jika awan tersebut sudah berubah menjadi culumunimbus maka amatilah pohon-pohon disekitar apakah dahan dan daun bergoyang dengan cepat karena tiupan angin, ditambah lagi apabila tiupan angin itu dirasakan sangat dingin.

Biasanya hujan yang pertama yang turun adalah hujan deras, tetapi jika cuma gerimis maka angin kencang kemungkinan berada di tempat yang jauh. Sementara itu jika terdengar petir bersahutan dengan bunyi yang sangat keras, hal tersebut bisa berpeluang terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang. Proses itu biasanya akan berlangsung lebih kurang selama 1 jam.

Yang perlu di waspadai jika satu atau tiga hari berturut-turut tidak turun hujan selama periode hujan, sebab bisa terjadi kemungkinan akan turun hujan yang sangat deras dengan disertai angin kencang termasuk angin puting beliung.

Angin puting beliung bersifat merusak, gerakannya yang berputar semakin cepat akan menjadikannya sebuah pusaran angin yang mirip dengan badai tropis di lautan. Bedanya adalah angin puting beliung periode waktunya sangat pendek dan singkat kurang dari 10 menit, sedangkan badai tropis bisa sampai berminggu-minggu.

Terakhir…jika mendapati gejala seperti di atas hal yang perlu dilakukan adalah menghindari berteduh atau berada dibawah pohon tinggi karena di khawatirkan jika sewaktu-waktu angin kencang datang pohon tersebut bisa roboh dan menimpa segala sesuatu di bawahnya. Antisipasi lainnya adalah dengan menebang pohon yang rapuh dan berpotensi tumbang jika terkena angin kencang

Source - BMG Indonesia dan dari beberapa sumber

Tips Saat Gempa Bumi

Gempa bumi 8,7 pada Skala Richter yang terjadi Senin (28/3) pukul 23.09 di dasar laut antara Pulau Nias (Sumatera Utara) dan Pulau Simeulue (Nanggroe Aceh Darussalam), sangat terasa hingga ke Malaysia, Sri Lanka, India, dan Thailand. Gempa itu mengakibatkan kepanikan luar biasa bagi warga Medan dan Banda Aceh. Banyak warga berhamburan ke luar rumah untuk menyelamatkan diri, sedangkan jaringan listrik dan telepon di banyak tempat putus. Ketakutan akan terjadinya tsunami kedua membuat mereka bergegas menjauhi pantai. Diperkirakan jumlah korban tewas akibat gempa bumi tektonik itu bisa mencapai ribuan orang, sedangkan 80 persen bangunan rusak parah. Masyarakat di sekitar Pulau Nias dan Pulau Simeulue, dianjurkan sementara waktu tidak kembali mendiami rumahnya yang rusak akibat gempa tersebut. Pasalnya, gempa susulan diprediksikan akan terjadi.
Gempa terjadi pada 2,1 derajat Lintang Utara , 97 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 30 kilometer akibat gesekan antara patahan Indo-Australia dengan Euro Asia. Patahan ini berbeda dengan gempa-tsunami yang terjadi 26 Desember 2004. Ketua Tim Peneliti dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang melakukan riset pasca-tsunami itu mengatakan, gempa hebat Senin malam terjadi karena beberapa kemungkinan.
Kemungkinan terbesar, gempa tektonik itu terjadi akibat normal fault yang memanjang pasca-gempa 26 Desember 2004. Normal fault dimaksud adalah terjadinya rekahan pasca-tumbukan lempeng Euro-Asia dan lempeng Indo-Australia yang menimbulkan gempa-tsunami. Para ahli memperkirakan, kini telah terjadi rekahan bumi sepanjang 1.660 Km di bawah perairan Mentawai hingga ke arah Kepulauan Andaman.

Analisis Alamiah
Mengacu data Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG), daerah-daerah yang rawan gempa bumi adalah Aceh, Sumatera Utara-Simeulue, Sumatera Barat-Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten-Pandeglang, Jawa Barat-Bantar Kawung, DI Yogyakarta, Lasem, Jawa Timur-Bali, NTT, NTB, Kepulauan Aru, Sulawesi Tenggara, Selawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Sangihe Talaud, Maluku Utara, Maluku Selatan, Kalimantan Timur, Jayapura, Nabire, Wamena, dan Kepala Burung Papua. Indonesia termasuk negara rawan gempa karena terletak di antara tiga lempeng Euro Asia, Pasifik, dan Indo-Australia. Ada empat faktor penyebab yang memungkinkan terjadinya gempa bumi di Indonesia.
Pertama, karena lempengan itu selalu bergerak 3 – 4 cm per tahun. Karena pergerakan tadi, terjadi gesekan antara satu lempeng bumi dengan lempeng lainnya. Bila tingkat elastisitas satu lempeng tidak kuat menahan gesekan, akan terjadi patahan lempeng yang mengakibatkan gempa bumi.
Kedua, karena produksi energi yang terjadi dari panas di pusat bumi, menimbulkan pelepasan energi, lalu menekan lapisan-lapisan kulit dekat permukaan bumi.
Ketiga, pelepasan energi juga bisa melalui aliran konvektif yang perlahan dari material dalam bumi. Itu semua merupakan sebuah proses yang oleh para ahli geofisika diyakini ikut mendorong menjauhnya antara benua-benua.
Keempat, ketegangan juga bisa dilepas pasca-keretakan mendadak kerak bumi, atau gerakan patahan-patahan kerak bumi. Gerakan di sepanjang patahan ini memancarkan energi ke luar dan memunculkan gempa bumi.
Menurut penelitian para ahli, pelepasan energi ketegangan dari dalam bumi ini, yang mewujud dalam gempa besar, cenderung terjadi di dua sabuk utama.
Sabuk pertama, tempat terjadinya pelepasan sekitar 85 persen energi dalam bumi, melewati kawasan Pasifik, dan lazimnya mengenai negara-negara yang garis pantainya berbatasan dengan Samudera Pasifik, seperti Jepang dan pantai barat Amerika Utara.
Sabuk kedua, melewati Laut Tengah, terus ke timur, ke Asia dan bertemu dengan sabuk pertama di Indonesia.

Dampak Gempa
Jika kita belajar dari gempa-tsunami di wilayah NAD dan Sumut 26 Desember 2004, bisa disimpulkan di pusat gempa telah terjadi patahan lempeng bumi yang turun. Pasalnya, para saksi yang sempat selamat menyebutkan, air laut semula surut besar secara mendadak, namun tak lama kemudian gelombang teramat tinggi berkecepatan luar biasa menerjang pantai dan masuk sangat jauh ke daratan. Berbeda gejalanya jika di dasar laut terjadi patahan lempeng yang naik, maka gelombang tsunami langsung muncul.
Sebelum tsunami muncul, biasa terjadi gerakan tanah, getaran kuat, muncul cairan hitam atau putih dari arah laut. Biasanya juga terdengar bunyi keras, tercium bau garam menyengat, dan air laut terasa dingin. Jika gempa bumi menimbulkan tsunami, karakteristik gaya hidrodinamik akibat tsunami dapat memperkirakan analisis secara rinci terhadap kerusakan struktural bangunan di daerah pantai. Informasi itu sangat dibutuhkan bagi pengembangan pedoman perancangan sistem struktur bangunan tahan gempa-tsunami.
Beberapa penerapan praktis yang diperkenalkan para pakar yakni: sisi panjang dari struktur bangunan sedapat mungkin sejajar arah penjalaran gelombang, dan sisi pendek dari struktur bangunan harus sejajar dengan garis pantai. Gempa bumi memang tak dapat kita cegah, tetapi kita dapat memprediksi dan melakukan langkah – langkah antisipasinya.
Berdasarkan analisis alamiah, gempa besar 28 Maret itu terjadi karena rekahan bumi yang timbul akibat gempa 26 Desember 2004, maka berarti gempa Nias-Simeulue itu dapat diprediksikan untuk diantisipasi, lebih-lebih karena arah dan kecepatan lempengan bumi dapat terukur. Dengan demikian, sebelum terjadi gempa bumi seharusnya pemerintah sudah melakukan langkah-langkah antisipatif untuk meminimalisasi dampaknya di pulau-pulau tersebut.
Pemerintah harus segera melakukan penelitian yang intensif tentang segala sesuatu terkait sumber gempa bumi dan tsunami di seluruh wilayah Indonesia. Juga diharapkan menjalin kerja sama regional dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Pasifik guna mengembangkan sistem peringatan dini. Bahkan perlu secepatnya melakukan penyuluhan bencana di berbagai wilayah Tanah Air yang rawan gempa bumi.
Kita juga harus memberdayakan keterlibatan perguruan tinggi. Ilmu geofisika harus ditempatkan pada level kepentingan yang lebih tinggi dari yang ada sekarang. Jurusan Geofisika dan Meteorologi di institut teknologi dan universitas-universitas lain, lembaga penelitian, serta Badan Meteorologi dan Geofisika, kita harapkan terus meningkatkan kepakarannya. Jika mereka mampu memberikan pemahaman lebih besar tentang masalah geofisika, khususnya yang terkait kondisi Indonesia, kita akan memperoleh gambaran lebih utuh tentang perilaku alam yang bisa berulang secara periodik.

Penulis adalah anggota Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), alumnus ITB. Tinggal di Depok